Jumat, 02 Desember 2016

Inilah Tanaman yang Tak Repot Perawatannya

Inilah Tanaman yang Tak Repot Perawatannya



Tanaman memiliki fungsi yang penting dalam sebuah hunian. Tidak hanya sebagai penghijauan, tetapi tanaman juga bisa menjadi hiasan. Namun untuk menjaga tanaman tetapi hidup, perlu penanganan khusus. Tidak heran bila tanaman yang sudah dibeli khusus, namun bisa mati karena perawatannya tidak tepat.

Bagi penghuni yang ingin interior rumahnya tetap terlihat “hijau” tetapi tidak mau repot mengurusnya, bisa kok. Dengan catatan, tanaman yang dipilih harus tepat penempatannya.

Apa saja tanaman yang perawatannya tidak pakai repot? Berikut ulasannya.

Golden pothos vine (Epipremnum pinnatum ‘aureum’)
Tanaman yang satu ini merupakan jenis yang paling banyak digunakan bagi pemilik rumah yang tidak punya banyak waktu. Sebab, tanaman rambat ini bisa bertahan dengan pengairan yang relatif sedikit. Bahkan bisa tanaman berdaun hijau kekuningan ini bisa tumbuh sangat lebat dengan perawatan yang minim.

Pider (Chlorophytum)
Tanaman berdaun melengkung ini bisa dengan mudah hidup di pot. Tanaman ini cepat tumbuh dan tidak terlalu sensitif atas air, cahaya dan suhu.

Lidah Mertua (S. trifasciata laurentii)
Tanaman ini memiliki sejumlah manfaat, antara lain mengurangi radiasi komputer. Soal penyiraman, si Lidah Mertua tidak membutuhkan banyak air. Asalkan tanaman ini diberi pencahayaan matahari yang lebih.

Dracaena
Tanaman yang satu ini memiliki banyak spesies. Tanaman ini dengan mudah tumbuh, tanpa membutuhkan penyiraman secara konsisten. Jika sudah tumbuh lebat, tanaman ini juga dengan mudah dipisahkan untuk ditanam kembali.

Bromeliads
Tanaman ini sangat cantik untuk dipajang di rumah. Karena coraknya yang berwarna terang. Cukup letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan sesekali diberi penyiraman.

Kaktus

Pohon kaktus juga terkenal dengan perawatan yang minim. Saat ini, kaktus pun sudah banyak dijual bebas. Jangan diberi air yang banyak, untuk jenis kaktus tertentu justru bisa mati bila terlalu banyak air. (sumber)


Butuh Rumah, Apartemen atau Kantor Cari di Properti.net

Kamis, 01 Desember 2016

Cara Agar Hunian Ramah Lingkungan

Cara Agar Hunian Ramah Lingkungan



Membangun hunian baru merupakan saat yang tepat untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip hunian ramah lingkungan ke dalam tempat tinggal Anda. Sebuah hunian yang hijau dan ramah lingkungan akan membuat Anda lebih betah dan membuatnya lebih laku jika akan Anda jual kelak. Biaya perawatan hunian ramah lingkungan biasanya juga lebih murah dalam jangka panjang.

Berikut adalah beberapa cara yang Anda bisa lakukan agar hunian kesayangan Anda makin ramah lingkungan.

Perbaiki jendela dan pintu
Perbaiki jendela dan pintu yang bocor jika Anda menggunakan pendingin udara di rumah. Dengan memberikan penyekatan yang lebih baik di celah pintu dan jendela, Anda bisa menghemat energi.

Pasang kipas angin
Daripada memasang AC, Anda bisa menggunakan kipas angin, karena jejak karbon Anda akan lebih minimal. Harga kipas angin juga lebih murah daripada AC. Dan biaya operasional dan perawatannya juga lebih rendah.

Gunakan lampu hemat energi

Lampu fluorescent akan menghabiskan energi lebih sedikit dan jangka penggunaannya lebih lama daripada lampu model lama. Meski mahal, dalam jangka panjang konsumsi energi Anda akan lebih sedikit, dan biayanya malah lebih murah.

Tanam pohon di rumah

Lansekap yang baik penting artinya agar rumah lebih bersahabat dengan alam. Pohon dan semak yang lebat akan menyejukkan hawa di rumah Anda, sehingga penggunaan AC atau kipas angin bisa dikurangi di hari yang gerah.

Gunakan peralatan RT yang hemat energi
Carilah peralatan RT yang berlabel “Energy Star”, yang artinya adalah alat tersebut mengkonsumsi energi lebih sedikit daripada jenis lain yang tidak memiliki label itu. Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan alat RT ini juga lebih rendah.

Buat ventilasi yang lancar
Di negeri tropis ini, sering hawa panas menjadi musuh utama kita. Namun, sebenarnya tidak diperlukan AC atau kipas angin jika Anda sudah memiliki ventilasi yang berfungsi lancar. Pertinggi atap dan langit-langit rumah dan perluas ruang tamu atau keluarga tempat banyak orang berkumpul karena sirkulasi akan lebih lancar.

Beralih ke sumber energi terbarukan

Alih-alih hanya bergantung pada sumber energi fosil seperti BBM dan batubara, cobalah perlahan-lahan berpindah ke sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan seperti tenaga sinar matahari, tenaga air atau angin jika di lingkungan sekitar Anda banyak potensi tenaga tersebut.

Selalu rawat dan perbarui sistem pendingin hunian
Entah itu kipas angin, AC, atau ventilasi, jangan abaikan perawatannya. Semua yang tidak terawat akan berfungsi kurang maksimal. (sumber)


Lihat Listing Lengkap Properti di Properti.net